Saturday, February 14, 2009

Operasi Soda

Apakah etis men-sterilkan kucing (dalam arti membuat kucing itu kehilangan fungsi reproduksinya = jadi ga bisa punya anak lagi) ? itu pertanyaan yang sempat jadi status facebook ku beberapa waktu yang lalu. komen yang datang beragam. kebanyakan menolak tanpa memberi alasan. satu orang bahkan bilang: coba kamu yang dikebiri. mau nggak?

well, setelah pertimbangan masak-masak akhirnya diputuskan bahwa kucing saya Soda akan benar-benar disteril. dalam arti diangkat rahim nya supaya ga bisa beranak. kedengerannya kejam dan melanggar hak sebagai sesama mahluk hidup kan, but i have my own reasons:
1. soda baru 2.5 tahun dan sudah 5 kali beranak (tiap beranak, anaknya 4 ekor, jadi 4 x 5 = 20)
2. anak-anaknya engga ada yang ngurus
3. semenjak rajin beranak, soda jadi makin kurus (mungkin karena semua asupan gizinya dipake buat menyusui, hehe) dan body nya tidak lagi semlohai, haha. susunya ngglembreh. wajahnya tidak lagi ceria.
4. i've learned that being pregnant is just so tiring. ya ya, memang indah. tapi tentu ada alasan umur kita rentang jarak beberapa tahun dengan saudara kita kan? percaya, deh. hamil terus-terusan sangat melelahkan.
5. saya rasa soda juga ngga mau hamil terus. tapi mungkin akal dia ngga sampai buat mengaitkan bahwa kawin akan berakibat pada kehamilan, makanya dia masiih aja gatel ngegodain kucing-kucing tetangga. dan soda serta para kucing tetangga ngga kenal adanya spiral, pil kb, maupun kondom.


so, saya bawa soda ke rumahsakit hewan FKH UGM. walau pelayanannya menyebalkan setengah mati, akhirnya soda steril juga. ovariumnya udah diangkat. Liat kucing saya dimasukin di kotak inkubator, tangannya diinfus, dan badannya letoy setengah mati, benar-benar serem. oh, did i do the right thing bring her here? sayang saya ga bole masuk ke ruang operasi..

tapi untungnya soda pulih dengan cepat. sekarang dia udah bisa guling guling bahagia, dan perutnya sudah agak gendut, walau ada jahitannya :)

oh, and i want to congratulate my brother Yus Anggoro S for doing a great job membantu kelahiran lumba-lumba bernama Spekta, anak pasangan dari lumba-lumba Lily dan Charon, di gelanggang samudra hari Kamis (12/2) kemarin. whoa! really proud of you, brother! Saya dan mama sampai mentelengin berita tiap hari, siapa tau liputan kelahiran lumba-lumba bakal ngewawancarain dokter hewan nya juga, hehe. sayang nya yang diwawancara dirut ancol-nya terus. bisa baca ttg kelahiran spekta di internet, misalnya di detik dan di tempo.

6 comments:

meauwlycious said...

wah kasian..
tapi postingamu slalu lucu de mbak
jadi ga sedih
suka!
salam buat soda yaa..

Fu! said...

ahha.
terimakasiih

salam miaaw dari soda buat tante mia!

ianthehedonist said...

wkwkwkw. salam buat soda jugak!

sumpah foto close-up puting dan perut dengan jahitan yang terlalu close-up e...

kasian. ibarat manusia ky cewe disunat ya. cm klo disunat lebih sadis. ga sekedar ga bs hamil

dhani' said...

huahahaha...
fu!
aq ada ide.
buat gathering soda's fams dong!!
kan udah bnyk tuu...
hehehehe
sapa tau kmu ktemu jodoh disitu. :p

waaah..bkalan g liat ada penawaran anak kucing lagi dong dari kmu. hoho
pdhl sby blm dapet bagian.

raras said...

wow.fuuu.aku sangat takjub sekali pada postinganmu kali ini

gumuuunnn. oke banget jal kucing dioperasi.hihihi

Fu! said...

@ ian : iya kah terlalu close up? ahahahaa biar kalian bisa membayangkan.

@ dhanik : wah bisnis anak soda sekarang resmi ditutup sudah... bsok2 ya merambah jawa timur!

@ raras : ya, ya, ya. kucing gaul jaman sekarang.