
Thursday, November 19, 2009
update IKAMMA FEST

Wednesday, November 18, 2009
Truly inspiring people
Sebagai PJ Talkshow di acara Pameran, saya bertugas cari2 pengisi talkshow yang sesuai dengan tema industri kreatif. dalam perjalanannya saya jadi ngerasa kaya sedang di acara kick andy karena bertemu dengan orang-orang yang begitu inspiratif dan membuat saya ber-wooow dan ber-aahhhhh ria.
Salah satu pembicara yang saya temui bernama Pak Arief Budiman. Buat orang yang belum tahu, dia adalah executive creative director di PetakUmpet. petakumpet sendiri adalah perusahaan marketing communication jogja yang sekarang ini sudah semakin terkenal dan terpercaya. contoh iklan yang dihasilkan itu misalnya iklan Djarum yg sekarang banyak di jalan2 itu, yg tunjukkan merahmu.
Sebagai orang yang sedang dalam perjalanan menuju mahasiswa manajemen berkonsentrasi marketing tentu senang ketemu dengan orang seperti pak Arief. di kampus saya emang belajar teori. Pak arief sendiri lulusan ISI dan mungkin ga banyak belajar teori. pendekatan beliau emang lebih praktis dan kayaknya itu salah satu hal yg bisa memperkaya pemahaman kita. kadang2 memang kita terkungkung dalam teori dan jatuh2nya jadi ngga kemana2. kadang2 kita terlalu manut diktat kuliah dan jatohnya ga bisa berpikir out of the box.
Pak Arief sendiri orangnya memang kreatif dari sononya. pintar sudah jelas. kalau kita liat portofolionya petakumpet, temen2 bakal tau maksud saya deh. iklan2nya emang bagus2 dan unik2. contohnya iklan pondok cabe yg pemadam kepedasan, iklan KR yang gambar tembok, dan macem2 lagi. satu lagi, dia welcome banget buat berbagi dengan kita2. orangnya baik hati, mungkin karena memang masih muda.
Saya juga ketemu dengan seseorang bernama Fahd Djibran. Dia seorang penulis yang udah bikin beberapa buku, salah satunya A Cat in My Eyes. saya tahu dia pertamakali dari blognya Ninit Yunita dan Dewi Lestari sejak kapan tau dulu. mereka resensi bukunya fahd, kata mereka kok bisa ini orang masi begitu muda tapi uda bisa menulis dengan begitu dahsyat? Sejak itu saya jadi pengunjung setia blognya mas fahd. untuk kapasitas otak saya bahasanya kadang berat. tapi yaaa kita emang ngga bole terus2an melahap bacaan menye-menye yg cuman bikin mesem doang kan?
tulisan fahd emang oke banget. dalam, dan membuat kita menjadi lebih berpikir tentang kehidupan. sebagai orang yang suka nulis, i adore him. ditambah dgn fakta bahwa dia pun punya sebuah penerbit indie sekarang. waktu tahu bahwa mas fahd domisili jogja, saya langsung kontak dia.
Tadi sore saya ketemuan sama mas Fahd. dari obrolan singkat, saya jadi tau banyak tentang dunia tulis menulis, dunia yang buat saya menggoda sekali utk dimasuki (walau konon apresiasi orang indonesia terhadap dunia penulisan masih minim sekali @via kaffi kurnia dari seminar nasional kemarin sabtu). ngobrol dengan mas fahd bikin saya jadi ngga heran kalau dia kemaren di-featured-kan oleh mas Yoris Sebastian waktu seminar nasional kemarin. kata mas yoris: ini salah satu aktor kreativitas dari jogja. teman saya, yang sekarang punya penerbitan utk memfasilitasi kreativitas yg belum bisa difasilitasi oleh penerbit raksasa. he's great, n he's gonna talk about CREATIVE WRITHINK, jd bgmn writing bs menjadi lebih dari sekedar menulis.
jadi saya recommend everyone of u to join us!
Talkshow Temanku Bisa Aku pun Bisa Creative Writhink bersama Fahd Djibran
Jumat, 20 November 2009 pk. 18.30 - 20.00
di Gedung Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (Purna Budaya)
on PAMERAN INDUSTRI KREATIF IKAMMA FEST management event 2009
Talkshow Creative Marketing bersama Arief Budiman
Minggu, 22 November 2009 pk. 10.00 - 12.00
di Gedung Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (Purna Budaya)
on PAMERAN INDUSTRI KREATIF IKAMMA FEST management event 2009
Wednesday, November 4, 2009
Perahu Kertas

Perahu Kertas bercerita tentang Kugy. Seorang aneh, pemimpi yang ingin menjadi seorang pendongeng hebat, seorang yang terlihat cuek dan nggak peduli aturan tapi dalamnya juga sama seperti anak perempuan lainnya: sensitif, pemalu, perasa. Dan tentang Keenan. Seorang yang pintar, berprinsip, terlihat pendiam dan misterius namun sangat ekspresif di atas kanvas.
Ceritanya sederhana. Kugy dan Keenan bertemu di Bandung. Keduanya saling jatuh cinta, walaupun pertamanya sama seperti lagu Gita Gutawa : malu tapi mau, eh mau tapi malu, apa lah. Tapi tentu banyak halangan, banyak rintangan. Dibumbui masalah keluarga, cita-cita, persahabatan, dan juga masalah celah-celah antara mimpi dan realitas, membuat Kugy dan Keenan menemui jalan yang berliku. Sebetulnya saya sudah bisa menebak endingnya dari sejak lembar-lembar pertama, tapi ending itu hanya sebagian kecil dari sebuah cerita, jadi tidak mengurangi kenikmatan membaca buku ini.
I gave nine from ten for this book. I think it’s exquisite, beyond beautiful. Jauh, jauh lebih ringan daripada trilogy Supernova, tapi jelas lebih bermutu daripada chicklit dan teenlit yang menjamur dimana-mana. Awal-awalnya memang agak cheesy dan jokes-jokesnya agak garing slash maksa, tapi percaya deh, lama-lama Perahu Kertas akan menyeret dan menjerat kita semua untuk ikut terhanyut dalam cerita, untuk ikut merasa gemas sama Kugy, untuk ikut jatuh cinta pada Keenan. Dewi Lestari is a great story teller, dan itu fakta yang tidak usah lagi diperdebatkan. Tahu-tahu saya dapati buku Perahu Kertas saya nggak bisa tertutup lagi.
Jadi buat saya buku ini sangat recommended. Selain membuat saya jadi semakin bersemangat untuk ambil konsentrasi marketing (Kugy kerja di advertising gitu) buku ini membuat saya bermimpi. Saya sendiri merasa sedikit mirip dengan Kugy, di luar fakta bahwa Kugy makan segunung dan tetap mungil, serta bahwa Kugy kemana-mana pakai kaos buluk dan tetap terlihat cantik, sementara saya mau diet dan pakai apa juga masih keliatan gini-gini aja, haha. Tapi sama seperti Kugy, saya suka nulis, dan sama seperti Kugy, kalo naksir orang saya selalu malu-malu (in) hahaha.
Dan sosok Keenanmengingatkan saya sama seseorang, dan mungkin itu yang bikin saya sangat suka sama tokoh ini. Lagian siapa yang bakal enggak suka sama seseorang yang begitu berjiwa seni, begitu sayang keluarga walau keluarganya jauh dari sempurna, dan begitu bisa menerima semua keanehan seseorang? Oh ya, ganteng dan sugih juga masuk itungan, hihi. Sebagai orang yang sering dibilang aneh jelas saya kepingin ketemu seorang seperti Keenan yang bisa menanggapi keanehan seorang seperti Kugy dengan keanehan yang sama, hahahaha.
Jadi, selamat membaca.
Saturday, October 31, 2009
it's been more than a month!
mungkin karena sudah ada twitter. mungkin karena kesibukan yang bukan main. mungkin karena virus malas yang enggan diusir-usir saja.
life's crazy these days. saya baru sadar kalau kuliah semester lima adalah medan tempur yang luar biasa. it's an endless battlefield. dosen-dosen adalah pasukan lawan. tugas-tugas adalah amunisi penyerang yang akan melumpuhkan mereka. mungkin kalau dari segi kuantitas tugas, semester tiga masih menang. tapi ini tugasnya agak bikin kemut-kemut. untung banyak tugas kelompok, and i'm so lucky to be with people i always can trust. saran saya buat mereka yang belum semester lima: besok minggu pertama kuliah, jangan sampai bolos. duduk dekat2 dengan mereka yang sekiranya klop diajak ngerjain tugas bareng.
selain kuliah saya lagi ada proyek. proyek ini adalah proyek di suatu bidang yang sangat saya sukai, dan saya enjoy mengerjakannya. ini stepping stone saya utk meraih mimpi yang saya punya sejak SD. i wont tell it here, tapi saya harap semua bisa ikut berdoa buat saya.
Oya saya juga diterima semacam ky kerja magang. tapi belum mulai dan saya ga tau mulainya kapan.
Dan tentu saja this Management Event thing, acara kampus yang akan saya dan teman2 adakan medio November ini, benar-benar membuat hari-hari menjadi lebih gila lagi. i enjoy it, though.
Oh, kalau ditulis mungkin hidup saya tampak menyenangkan. dan produktif. haha anggap saja begitu. banyak awan-awan kelabu juga yang terjadi sama saya belakangan ini, banyak rasa sakit hati dan rasa marah. saya rasa memang nggak ada orang yang jalan hidupnya mulus lus lus seperti jalan tol. saya rasa kalau nggak ada tikungannya, nggak ada tanjakan atau gronjalannya, kita ga akan sampe kemana-mana.
ahhaa ini nih akibat hasrat nulis blog yang tidak diimbangi dengan inspirasi.
Monday, September 28, 2009
Quote of the Day
by the way gara2 papah saya ngomong ky gitu saya jadi iseng bikin gambarr hahahaha gambarnya ga mutu tapi di upload aja ahh biar rodho pamer sithik. sori yaa kalo ga bagus, mana ini gambarnya difoto gara2 males nyalain scanner
Friday, September 25, 2009
Do we really apologize or just say 'i'm sorry'?
saya ngga bilang itu salah, toh saya juga melakukan, haha. tapi saya kepingin ngajak teman-teman buat yuk, mean it when you say it. sorry is a big word, and we have to take it seriously. Saya pribadi belum bisa mempraktikkan dengan benar, mungkin karena memang sudah melembaga dan mendarah daging dalam budaya kita bahwa minta maaf saat lebaran itu adalah rutinitas, kalau nggak mau dibilang formalitas, seperti kata teman saya Zy. ketika ketemu sodara-sodara di tempat trah-trahan, misalnya. saya obral kata minal aidin wal faidzin ke seorang pakdhe yang bahkan saya ga tau namanya siapa. saya sungkem dan minta maaf ke seorang sodara yang ketemunya juga cuman waktu trah-trahan. i think everybody does, ya kan?
masalahnya saya rasa makin lama minta maaf saat lebaran makin nggak personal. kalau jaman dulu waktu jaman kantor pos masih berjaya, paling engga kita masih selektif mengirim maaf. kita kirim maaf kita satu per satu dan memasukkannya ke dalam amplop. sekarang permintaan maaf menjadi semakin masal. kebanyakan orang mengirim maaf semudah menekan tombol forward dan send. ketika kita hanya memforward kata2 setipe seputih kapas setulus hati langsung ke, katakanlah 20 orang, apa iya kita benar-benar minta maaf ke 20 orang itu? ketika kita tag foto yang udah di edit2 ke banyak orang, apa iya kita benar-benar serius dengan kata-kata yang ditulis di foto? saya sih ragu, kita toh tahu bahwa era2 mass production menunjukkan efisiensi tinggi, tapi nggak memberikan kepuasan konsumen yang maksimal. kalau untuk urusan produk aja orang suka yang customized dan personalized, apalagi urusan hati? nalarnya kan begitu.
dari semua sms lebaran yang masuk tahun ini, saya paling seneng sama sms temen saya yang namanya Rhendy. sms nya bukan sms forwardan yang lucu2 gtu. sms nya sederhana, kurang lebih begini: Fu, maaf ya aku sering ngece-ngece kamu. maaf ya aku sering macok2ke kamu sama (sensor). saya senang karena Rhendy keliatan benar-benar minta maaf sama saya, haha.
Saya rasa minta maaf yang benar harus diawali dengan mengakui kesalahan kita. jujur, ini sulit banget dilakukan. tahun ini saya lakukan waktu sungkem dengan keluarga. hasilnya, saya mbrambangi waktu sungkem saya eyang uti. saya tahu saya bnyak salah karena suka males dateng ke rumah eyang, salah satunya. saya mengakui, saya bilang, dan eyang uti saya bilang 'iya, nggak papa' dan saya jadi mbrambangi. huhu saya emang gembeng. saya berusaha meng-sms beberapa teman dekat secara personal, bukan sms forwardan. saya sms temen saya intan dan meminta maaf untuk hal-hal yang saya tahun tidak saya lakukan secara maksimal. saya sms beberapa teman lainnya. hasilnya? baru kirim dua atau tiga sms saya udah kesel, hahaha. ini baru minta maaf. belum memaafkan. memaafkan sendiri adalah proses yang lebih rumit, dan jauh lebih susah dibanding memejet reply dan mengetik 0-0 atau 'sama-sama'.
keterbatasan memang teman kita. saya tahu idealnya memang meminta maaf dengan tulus dan serius, tapi adanya halangan jarak, waktu, tenaga, menjadikan hal itu agak sedikit terlalu idealis. dulu waktu masih semangat sms-an, saya personalisasi tiap sms lebran saya dengan nama per sms. lama2 seiring dengan semakin atosnya keypad saya, saya jadi males, haha. tahun ini, all i can do adalah dengan mereply dan mengsend sms satu per satu. walaupun sms nya udah template, tapi ketika saya send, saya memikirkan orang yang saya kirimin itu. iya, kadang-kadang saya emang suka sok-sokan dan ngga penting begini.
tapi at least, saya rasa ngga ada salahnya kalau kita memaknai kata maaf dan arti dari idul fitri itu sendiri lebih jauh lagi. banyak orang yang udah saling sungkeman, tapi toh masih ngerasani satu sama lain di belakang. banyak yang masih sengit-sengitan. kalau begitu, maka minal aidin wal faidzin bukan lah kata yang sakral lagi, udah nggak lebih dari barisan huruf atau gerakan bibir saja.
dan afterall, ini opini saya aja lho.
Wednesday, September 16, 2009
ramadhan tahun ini.
yang pertama karena Ramadhan tahun ini berjalan secepat kilat. Kayaknya baru kemaren saya taraweh pertama, dan tiba tiba aja sekarang sudah malam ke27. tidak terasa, mak wuus wuus, tiba-tiba mau selesai. Dulu waktu kecil, saya ingat puasa itu terasa lamaaaa sekali. Hari-hari menuju lebaran disambut dengan sukacita. Sekarang, saya heran. Tiba-tiba sudah mau lebaran, dan jujur saja, saya kayaknya belum ngapa-ngapain.
dan kayaknya saya ngga terlalu ngerasa kalau ini bulan Ramadhan, entah kenapa. Dulu waktu kecil saya selalu ngerasain bedanya bulan puasa dan bukan, karena di bulan puasa saya selalu kelaparan, sorenya selalu liat sinetron Ramadhan (yang main Krisdayanti, haha), malamnya selalu minum es dan jajanan enak-enak, lalu pergi tarawih. Sekarang seiring lapar sudah lagi bukan jadi gangguan, bulan puasa entah rasanya nggak terlalu berbeda. tugas kuliah dan rapat2 masih seabrek, membuat malam2 saya jadi mesti dihabiskan di depan laptop dan bukan di atas sajadah. Makan juga biasa, karena masih sering makan di luar. Dan entah ini saya aja atau engga, tapi kok di luar sana atmosfer ramadhan juga ngga terlalu terasa, di luar rumah makan yang diberi tirai warna warni. Masih banyak orang makan es krim sambil jalan-jalan, masih banyak mbak-mbak ngider pake baju sexy.
Ramadhan ini berbeda karena tahun ini saya secara nggak sengaja dapat kerjaan. Bukan kerjaan berat sih, saya sama temen saya Echi disuruh bantuin acara buka bareng karyawan dosen di kampus. Konon, buber karyawan dosen yang isinya siraman rohani sering agak diganggu sama anak-anak kecil yang hobi lari sana sini dan teriak teriak dengan penuh energi. nah saya sama si echi diminta, istilahnya jadi ustadzah anak-anak, yang bantu menghandle si anak2 kecil waktu acara siraman rohani. hahahaahahaa. kesannya saya anak alim yang penuh welas asih gtu ya. Minggu pertama saya cerita tentang Nabi Yunus yang dimakan ikan, minggu kedua saya nggosip karena anak yang dateng cuman satu itu pun udah SMP, dan minggu ketiga saya sibuk babysitting seorang bocah berumur dua tahun bernama Intan yang menganggap lari naik turun 3 lantai di kampus FEB adalah kegiatan yang menyenangkan (sigh). Overall, it's one of the nicest experience i got this year :) dan membuat saya mempertimbangkan karier sebagai baby sitter, hhaa enggak lah ya. mungkin lebih sebagai sebuah harapan cerah bahwa kelak mungkin saya akan jadi ibu yang baik, hehee.
Yang paling berbeda di ramadhan tahun ini adalah bahwa saya sendirian. Bapak ibu saya sedang umroh di tanah suci, kakak cewek saya di Jakarta dan besok akan lebaran bersama mertua, dan kakak cowok saya yang kerjanya di Ancol ngga bisa cuti, karena ancol justru rame saat lebaran. Walhasil walau ramadhan ini juga itungannya saya jarang buka di rumah, jujur saya sering ngerasa sepi. bangun gelap-gelap dan makan sahur sendirian, pulang ke rumah dan nggak ada siapa-siapa. Saya udah biasa sendirian sih dari dulu, tapi yaa ini tidak terhindarkan. bgmnapun defaultnya lebaran itu saatnya berkumpul bersama keluarga. buka bareng, sahur bareng, tarawih bareng, salat magrib jamaah. Ndomblong bareng sambil ketawa-ketawa ga jelas sama kakak-kakak saya di acara trah-trahan karena nggak kenal sama sebagian besar orang di sana. Ngglesot bareng di mobil perjalanan ke Surabaya.
Sedih sih, tapi kadang kalau dinikmati kesendirian itu menyenangkan juga. bebas, itu jelas. dan terutama, saya jadi lebih menghargai hubungan yang saya punya dengan keluarga dan teman-teman dekat saya. frasa bahwa you never know what you get until you loose it mungkin ada benarnya. mungkin kalo lagi deketan saya sering marah sama mama saya, saya sering mutung sama bapak saya, dan saya sering ece-ecean sama kakak-kakak saya. waktu lagi jauh gini, yang saya inget cuma Kangen. Dan betapa saya berharap memiliki kekuatan Hiro untuk bisa teleport ke tempat-tempat mereka.
Tahun ini saya bakal mudik sendirian naik mobil ke rumah eyang di Delanggu. not a big problem sih, walau kemampuan nyetir saya minim saya yakin bisa selamat sampe sana, hahaa. satu2nya masalah adalah saya ini orangnya ngantukan dan bosenan. Saya takut bakal mati garing di perjalanan sejam sendirian saya menuju Delanggu. so far biasanya kalo saya nyetir dalam kota saya ga mati garing karena saya selalu nyanyi-nyanyi ngikutin radio. nah masalahnya tape mobil saya itu jeleknya minta ampun, ga bisa puter cd atau mp3, dan radio pun yang jelas cuman geronimo, swaragama, sama UTY. saya tdnya berpikir mau bwa kaset aja biar bisa nyanyi2 tapi sayang kaset2 sya udah pada ga jelas keberadaannya. Padahal saya inget banget kaset terakhir yang saya punya itu kaset Best of nya Anggun, dan itu lumayan kan buat nyanyi2. huhu.
aada yang mau pinjemin saya kaset??
whoooaa post yang panjang sekali. afterall, buat teman-teman yang muslim, saya yakin banyak juga yang ngerasa belum menjalankan ramadhan dengan maksimal. but it's not over yet, yuk sama2 kita manfaatkan hari-hari terakhir ini, hehehe. dan akhir kata, MAAF LAHIR BATIN YAA SEMUANYA! have a great happy day of aidil fitri, dan saya berdoa semoga idul fitri tahun ini membawa banyak makna dan kebahagiaan untuk kita semua.selamat mudik, drive safely buat yang nyetir, dan sampai jumpa :) ditunggu oleh2nya yaaa!
