Sunday, December 14, 2008

report: Bandung Holiday! yay

Baru aja balik dari 2-days-holiday di Bandung. Yaaay! Rasa senang membuncah-buncah.

I used to think that shopping and taking pictures are the only pleasures we can get when we're on a vacation. tapi liburan kilat ekspres ke bandung ini ngasih saya pelajaran bahwa, hey, they're not. i didnt do shopping, i didnt take many great pictures yang bisa dipamer di facebook, but still, it's one of the bestEST holiday for me.. hehe.

Satu hal sangat menyenangkan dari liburan ini adalah karena keluarga saya berkumpul kembali, the whole gank, berlima, euh bertujuh si sama suami n anak kakak saya. Saya sama mamah berangkat dari Jogja, papah saya berangkat dari tempat kerja di Tegal, kakak2 saya berangkat dari Jakarta. yeeey, kita bersatu kembali dan merajai dunia dengan lebih dahsyat daripada ketika Spice Girls reunited again. hehe.

jadi saya nginep di sebuah hotel di Jalan Asia Afrika. Keluarga saya udah booking 3 kamar dari bulan Oktober, bahkan udah bayar untuk hari pertama. Jadi waktu papah saya dateng lebih dulu dan mendapati bahwa kamar yang kami booking itu ga tersedia, wajar dong kalo papah saya jadi complain sana sini. gimana juga, kita uda bayar. it was pure the management's fault, dan sebagai kompensasi, kami dikasih... jreng jereeeng.. THE PRESIDENT SUITE. oh, let's make it clear: THE-3.5 MILLION RUPIAHS FOR ONE NIGHT-PRESIDENT SUITE (tentu dgn harga kamar standar). OH MIGOD. Luxury! :D
the huge beautiful room :)

Oom saya di bandung bilang : Dek, di Bandung lg ada FFI lho. Jadi banyak artis nginep di hotel ini..

dan bener aja. waktu sarapan saya dan sodara2 sepupu langsung ternganga karena kita ketemu Nikita Willy (who looked so hot but not so pretty. haha). ada juga artis band apa gitu yang engga kita kenal. ada pemain sinetron juga yg saya ngga tau siapa namanya -yang lagi diwawancara tv one-. waktu mau ke acara resepsi (which is tujuan utama kami ke bandung), sodara sepupu saya liat ari tulang. pakdhe saya salaman sama Damsyik. dan saya sama kakak saya barengan sama Sarah Sechan di dalam lift.

the 'oh not so famous' sinetron actor

mamah dan budhe saya liat artis sinetron sambil sarapan
whoooaaaa call me anak udik, tapi saya emang excited banget ketemu artis. ahhahahaa.

the wedding itself was great. makanannya yahud dan pengantinnya cantik sekali.
congrats, mba (ato tante?) sita dan mas oki. happy starting your new-great-happy stage of life!

Tuesday, December 9, 2008

kebodohan hari ini

sore ini, waktu saya lagi kuliah manajemen operasi, mama saya telpon,
"Dek, mama berangkat dari semarang naik bus Joglo Semar. Dijemput di depan Indogrosir ya jam setengah 5!"

oya oya ya ya. sebagai anak berbakti yang sayang ibu sendiri saya mengiyakan, dan cepat2 pulang begitu kuliah selesai, ambil mobil dan pergi njemput mama saya...
.. di Superindo.

keterangan:
indogrosir - jl. magelang
superindo - deket galeria (jauuuuuh dari jalan magelang)
rumah saya - monjali (deket jalan magelang)
= saya bodoh. dan saya jadi dimarahin. dan mama saya akhirnya naik taxi. haha :D

Monday, December 8, 2008

If Your Life was a Movie, What Would Your Soundtracks Be?

aah malem ini pengen posting tapi ga tau posting apa.
mau posting iedul adha (btw, selamat idul adha semua!) but the fact is, my day was booooring. i'm home alone in this big day, dan bahkan hari ini saya makan AYAM. bayangkan! bukan gule, bukan tongseng, bukan sop sapi. oh. it just sad. and it was rained all day.

jadi saya nemu postingan lucu ini di blognya nisa. haha karena ga ada kerjaan, hajar saja lah.

Here's how it works:
1. Open your library (iTunes, Winamp, Media Player, iPod, etc)
2. Put it on shuffle
3. Press play
4. For every question, type the song that's playing
5. When you go to a new question, press the next button
6. Don't lie and try to pretend your cool... just type it in man!

yooohooo! let's start!
*****
Opening Credits:
ku bahagia - sherina (ost laskar pelangi)

Waking Up:
firasat - dewi lestari

First Day At School:
serious - duffy

Falling In Love:
viva la vida - coldplay

Fight Song:
the academy is .. - summer hair = forever young

Breaking Up:
heartbreaker - will.i.am

Prom:
live your life - rihanna ft t.i.

Life:
jack's mannequin - crashing

Mental Breakdown:
secondhand serenade - fall for u

Flashback:
jason mraz - butterfly

Getting Back Together:
dear god - avenged sevenfold

Wedding:
no stopping us - jason mraz

Birth of Child:
party people - nelly ft. fergie

Final Battle:
i'm in love with a girl - gavin deGraw

Death Scene:
this is me - demi lovato ft joe jonas

Funeral Song:
if i never see ur face again - maroon five ft rihanna

End Credits:
the script - the man who cant be moved

hahhahaa hasilnya pretty awkward ya! saya rasa kalo idup saya adalah sebuah film dgn soundtrack kaya begitu itu, maka ceritanya bakal jadi kaya' begini:

pada mulanya, saya adalah gadis yang bahagia, yang suatu hari tersadar akan hadirnya sebuah firasat mistis, yang mengubah saya jadi anak gadis yang serius begitu masuk sekolah. ternyata keseriusan saya menarik hati kaum adam dan kemudian saya jatuh cinta dan demi cinta itu saya berantem sama cewek lain, dengan pake jurus kibasan rambut musim panas = akan muda selamanya (summer hair = forever young?). walopun saya menang, saya harus putus sama si pacar, karena tidak bisa disangkal dia adalah heartbreaker sejati.. walaupun sedih dan merana, saya tetep berangkat ke prom, sendirian, dan disana menemukan semangat untuk terus menjalani hidup (live my life).

tapi hidup saya tetap hancur dan crashing, mental saja jatuh karena saya terlanjur fall for him. saya inget masa2 lalu dimana hari2 saya bersama dia begitu indah seperti butterfly yang terbang di tengah bebungaan. ingatan masa bahagia itu membuat saya memohon pada tuhan -dear god- dan akhirnya dia luluh dan kami kembali bersama.

waktu nikah kami bahagia dan merasa tidak ada yang akan menghentikan langkah kami menuju mahligai cinta penuh pesona. kami sangat senang dan bahkan berpesta gila2an waktu anak kami lahir. tapi di ujung cerita saya ternyata memiliki penyimpangan seksual- saya in love with a girl, Hal mengejutkan ini bikin kami bertengkar hebat dgn luarbiasa. ketika perkelahian memanas, nyawa saya di ujung tanduk, saya bilang ke dia : saya emang in love with a girl dan ternyata kamu ga bisa menerima, tapi this is real, this is me (sambil nyanyi lagunya demi lovato). tapi dia marah dan bilang: matilah, aku ga pengin liat kamu lg, if i never see ur face again, i dont mind, katanya. dan saya mati. dan waktu saya mati saya ga bisa gerak, kan. maka saya adalah the woman who cant be moved

hhahahahahaa.
interpretasi yang mengagumkan bukan?
sbenernya saya ga tau arti lagu2 itu, tapi yaaa diartiin secara harfiah menurut judul aja lah.
hey yang ga ada kerjaan. coba deh. it's fun, really.

Thursday, December 4, 2008

LEMON, where are you?




lemoooooooooon.... my lovely 5-months-old dumb cat...
you didnt show up for dinner, breakfast, n lunch
you didnt come when i call your name
you didnt miawed to wake me up this morning
lemoooooooonn...
it's been two days now
n i start to worry
lemoooooonnn...
PLEASE COME BACK HOME!
update:
sekarang udah hampir seminggu apa ya. Kayaknya saya mesti menerima fakta kenyataan dan realita bahwa keberadaan Lemon di rumah, yang menambah ceria hati dan suasana, is a history. Sedih emang. Tapi ya gimana doooong
Lemon, i know u're still alive.
Wherever u are, whoever u are with, I hope they treat u well. I hope they love u as much (or more than) i do. i hope u're happy. Salam meang meong aw aw.

Tuesday, December 2, 2008

puisi untuk rasa malas


kenapa sih saya jadi suka banget bikin puisi ga jelas kaya' gini? 'dooooh! padahal ga ada nilai estetikanya. but it's pretty fun, lho, serius. u have to try when u feel extremely bored like i do now. readers, maafkan postingan saya yang selalu ga penting ya! lain kali saya cari materi2 berbobot yang akan meningkatkan intelejensia kita bersama untuk diposting. lain kali. for now on, enjoy this stupid poem.


hai, rasa malas
apa kabar?

kelihatannya akhir-akhir ini kamu sering sekali datang
waktu aku sedang belajar materi dasar-dasar pemasaran,
waktu aku sedang bikin pr asistensi manajemen keuangan,
waktu aku seharusnya menghabiskan waktu buat cari bahan
untuk tugas statistika (yang bikin gila dan bikin pingin misuh) jumat depan.

kenapa kamu harus datang sih, wahai rasa malas?
tali silaturahmi memang harus selalu dijaga
tapi kehadiranmu hanya membuat merana
ingin kuusir dirimu dengan segera
pergi dari hidupku, tanpa kembali selamanya

tapi gak mungkin ya kan, rasa malas?
kehadiranmu tak terelakkan, tak terbantahkan
harus dihadapi dengan hati baja penuh kekuatan
toh katanya hidup itu bukan untuk mengeluh atau mengaduh kan?

jadi, rasa malas

akan kulawan dirimu dengan tekad penuh kebulatan
supaya aku bisa fokus dan menggunakan internet tersayang
untuk tujuan utama: cari data multiple regression menyebalkan,
demi tugas statistik yang harus cepat diselesaikan
(btw, pak A-tut- memang ingin dicincang)
perlawanan dimulai sekarang..
..

..

..

..

..

.. oh, mengapa begitu cepat berakhir dengan kekalahan?

rasa malas, pergilah pergilah!!!!
teriakan putus asa seorang gadis bernama farrah.

Monday, December 1, 2008

ganti nomor

waktu pertama kali beli handpon kelas 2 smp, saya beli nomor xl. Nomornya si ga cantik2 banget, tapi saya suka. Dan lagi secara kebetulan cuma beda satu digit sama the prettiest girl at school waktu itu, ahha. kecantikan memang membuat kami terjalin satu sama lain. ahahaha.

Nah lama2 penggunaan no hp yang lama ini agak2 terasa boros. terutama dengan gencarnya perang tarif yang semakin menggila antara operator2 seluler indonesia. Jadi saya outsource, beli nomer lagi. pake hape bekas hape kakak saya yang kondisinya uda agak audubilahimindalik.

Nah hari ini handphone itu dengan sukses ga bisa dinyalain. wasyah.
Mau saya bawa ke tempet servis, kondisi keuangan sedang tidak memungkinkan dan tidak menguntungkan. jadi jadi.. yaaa terpaksa nomer xl yang saya sayangi selama 6 tahun ini terpaksa wassalam. sayang sih, soalnya uda lama. tapi toh ada pertemuan dan ada perpisahan, ya kan?

Jadi, yang punya no xl saya, delete aja. hehe. sekarang pake no im3. kalo butuh, hubungin saya ya

review: Rectoverso


Di kala penat menyapa, duka melanda, bosan membara
a great novel selalu bisa jadi obat sakti mandraguna
terimakasih wahai temanku, bernadeta martina
untuk pinjaman rectoverso-nya!

mulai deh saya bikin puisi nggak jelas yang mengesampingkan nilai estetika dan hanya bermodal rima aja.Puisi yang akan membuat malu w.s. rendra. hahahaha. biarin lah, yang penting bahagia.

yap, saya baruu aja selesai baca Rectoverso. Iya sih, emang agak ketinggalan, i know. Tapi harus dimaklumi, berhubung saya adalah salah satu tipe pecinta baca namun kurang biaya yang harus mengandalkan pinjaman sana-sini buat memuaskan dahaga akan tulisan dan sastra. Dulu udah mau beli Rectoverso, tapi jiwa ekonom saya yang bercokol sejak tiga semester kuliah di manajemen ini mulai mempertimbangkan cost dan benefitnya. Kayaknya harga segitu untuk buku yang banyak halamannya isinya gambar atau satu dua kalimat aja cukup bikin saya ragu2. untung ada teman saya bernadeta martina! thank you sweetheart!

anyway! Saya selalu menganggap Dewi Lestari one of the smartest girl yang ada di dunia entertain kita. Buku-buku nya (oyea, saya baca semua) buat saya layaknya film Oscar - bagus, bermutu, berkualitas, berbobot, tapi saya sering susah mencernanya. haha! Rectoverso, sama aja.

Total ada sebelas cerita di buku ini - dan sebelas lagu di cd nya. Overall, i have to say, it's GREAT. i mean, they're both GREAT, the book and the music. Gaya ceritanya emang dee sekali, jadi buat yang nggak biasa, saya jamin dan saya guarantee, pasti isinya bakal bingung-bingung aja. Beberapa bagian dari buku ini, buat saya penggemar gossip tanah air, lebih kayak curhatnya Dee, ya nggak sih? Terutama di cerita peluk. Setelah baca dan berusaha meresapi the whole package of rectoverso, lama-lama cerita Dee-Reza Gunawan Marcell-Rima the malaysian yang semula saya anggap aneh dan shocking banget jadi bisa lebih dipahami.

My favorite story? of course Firasat ( i loooooove the song as well!). dan Curhat buat Sahabat yang bikin miris bacanya.

I really wish someday i could be such a genious writer like her.