Thursday, September 18, 2008

kebodohan di kamar mandi

Hari-hari ini saya bener-bener lagi cocok banget buat jadi bintang iklan Mizone. Tentu bukan karena saya nya cantik penuh pesona memberi inspirasi bagi kawula muda. Jenis iklannya bukan tipe iklan yang saya minum Mizone dengan baju dan rambut yang berkibar-kibar, terus ber "ahh" dengan suara yang penuh kesegaran yang terdengar sexy menggoda, dan semua orang yang melihat memandang penuh kekaguman dan tiba2 jadi mupeng pingin minum Mizone juga. JELAS BUKAN.

Lebih tepatnya iklan yang ada mbak2 lagi jalan melenggak lenggok santai trus tiba2 nabrak tiang itu lho.
yah iklan2 seperti itu, karena entah kenapa akhir2 ini saya lagi betul2 suka ilang konsentrasi. mungkin karena beban hidup dan beban kuliah yang terus bertambah dengan kecepatan sakti mandraguna. mungkin karena saya sudah makin tua. mungkin karena saya ga suka minum minuman isotonik (lah malah promosi).

Kalo contoh momen2 bodoh kehilangan konsentrasi dijabarkan satu per satu, selain membuka aib, tentu bakal membuat postingan ini jadi super panjang sepanjang jalan anyer panarukan. Saya cerita yang paling gres saja dan berhubungan dengan sebuah ruangan imut berwarna kelabu yang ada persis di depan kamar tidur saya; kamar mandi.

Tadi pagi saya mandi di kamar mandi. ya iya sih masa di blumbung. Saya mandi dalam rangka bersiap2 mau masuk kuliah akuntansi biaya jam 9.45. saya masuk kamar mandi dan mulai melakukan ritual orang mandi - yang demi apapun yang ada dunia mohon tidak dibayangkan, skip saja. toh tidak menarik - sabunan nyalain shower nyanyi2 dan lain2. lima menit mandi saya selesai dan sadar lah saya : saya ga bawa anduk. DOH!

Jelas kelabakan. badan basah semua ga ada anduk. teriak minta ambilin anduk, yang ada di deket kamar mandi saya cuman anak2 kucing yang tentunya bakal masuk guiness book of record kalo bisa bawain saya anduk.

huhu. bodoh.

kebodohan lain yang sering terjadi di kamar mandi adalah kejadian2 klise.
saya pulang kuliah dengan wajah kotor hasil bertarung dengan debu2 di jalan, masuk kamar mandi dan mulai mandi, membuka tutup botol sabun muka berwarna biru kehijauan yang konon bisa mengurangi kadar minyak dan jerawat di wajah (which is a big lie), menuangkan cairan sabun yang kesat geli2 itu di tangan, dan mulai menggunakannya... buat keramas. doh.

atau saya menuangkan shampoo buat sabunan badan.

untung sih belum sampe cuci muka pakai odol dan sikat gigi pakai deterjen. jangan sampai.

oh konsentrasiku,
jangan pergi jauh dariku
kemarilah
datanglah
kembali padaku
bertahanlah ditengah hingar bingar otakku

Tuesday, September 16, 2008

ganti warna

saya rasa warna item buat blog saya bikin blog saya jadi terkesan sedih.
jadi ganti warna deh. jadi putih. biar bersih. biar kulit saya juga ikutan jadi tambah putih (maunya)
haha abis coba2 edit template sendiri (baca: pake blogskins) tapi gagal. maklum ilmunya belum nyampe. haha.

Saturday, September 13, 2008

Soda yang hobi bereproduksi

Posting kali ini saya kepengen sambat (baca: berkeluh kesah dan berbagi duka) tentang kucing saya si Soda yang nama lengkapnya Soda Gembira.

Temen2 yang suka main ke blog ini pasti tau kalo ga sampe dua bulan yang lalu, Soda barusan ngelairin empat anak kucing di rumah saya. Kalo dengan yang kemaren, berarti totalnya kucing saya si Soda ini itungannya udah 4x ngelairin selama nyaris dua taun ke idupannya. what a life. kucing saya itu emang sangat laris manis dalam percintaan. Kalo kata temen saya Rifky, Soda itu primadona kampung. nggak kayak yang punya (lah kok malah curhat.)

Intinya, kucing saya si Soda itu baruuusan aja ngelahirin. Air susunya aja belum kering. Anaknya, empat-empatnya, masih ada di rumah semua. Masih kecil2 sekepalan tangan. Masih pada ngempeng. DAN SODA BISA2NYA UDAH KAWIN LAGIIII!

Jadi bayangin temen2. tadi pagi saya subuhan ke mesjid dan nemu cairan putih kentel di teras rumah. saya sih ga ambil pusing. palingan juga apa. tapi tadi waktu pulang dari kampus, mba Munah yang bantu di rumah saya bilang, "Itu kan cairan yang keluar kalo habis gitu2, mbak..." intinya seperti itu. para pembaca sudah besar dan tentu sudah mengerti maksudnya.

Masyaolo. Saya bilang sama Soda dengan nada getir dan sedih, "Yaampun Soda. Udah kawin lagi? Mana harkat dan martabatmu sebagai seorang wanita?"
Tentu saja si Soda cuman mengeong nggak dong dapet tatapan mata tajam penuh cela dari saya. Bener2 ngga peduli dia kayanya dicap kucing murahan.

karena stres punya kucing kok hobinya hamil, saya dan kakak saya yang dokter hewan di Gelanggang Samudra Jakarta sampai pada suatu opsi: gimana kalo si Soda diangkat aja rahimnya? oke bahasa sederhananya : dikebiri.

Kakak saya nyampein ide ini waktu saya lagi hotspotan di kampus, ditengah orang2 yang lagi pada sibuk berkutat ngerjain tugas di laptop nya masing2. Dan saya dengan bodoh ngomong dengan suara yang cukup membahana, "Lha yaa gimana ngebirinya??"

Orang2 langsung pada mengo. Batin mereka prihatin, ini bulan puasa kok ada anak gadis bertampang manis ala Aqso dan Madina tapi ngomongnya kebiri2... masayallah..

Walaupun kata mas Heirwid, salah satu orang yang mengo sama saya dari kejadian di atas, kebiri hanya membuat kucing menjadi stres karena dibatasi hak dan proses biologisnya (dan cinta nya yang membara) dan bisa menyebabkan timbulnya kematian karena stres, saya tetep keukeh pengen ngebiri Soda. soalnya kasian juga kalo dia hamil terus, kayaknya hamil sering2 juga berdampak buruk pada kesehatan perkucingan, deh. lagian yang kasi saran saya buat ngebiri kucing kan dokter hewan. he must know what's best for our cat.

so, what do u think teman2? setuju kah kalo kucing saya dikebiri?

by the way, anak2 soda udah mau diadopsi sama temen2 saya. si idung yang hobi berpetualang mau diadopsi ticex, si pemalu yang bulunya jabrik mau diadopsi tetangga saya nisa, dan si cantika the only girl in town mau diadopsi njlupi. si lemon tea stay di rumah nemenin saya. byeeee anak2 sayang.
soda kalo hamil


si cantika

si pemalu

Thursday, September 11, 2008

puisi mahasiswi imut dan ramah

susah susah oh susah
susahnya jadi anak kuliah
tugas numpuk membuat gerah
jadwal padat membuat gundah
dosen horor membuat resah

lelah lelah oh lelah
lelahnya jadi anak kuliah
ingin sekali aku diam di rumah
di tempat tidur dan hanya berebah
nyetel tivi dan liat irwansyah

tapi tak mungkin tak mungkin lah
kata bapak kuliah itu penting dan membawa berkah
kata ibu kuliah itu demi masa depan yang cerah
kata nenek kuliah itu untuk mencapai keluarga sakinah

farrah oh farrah
hentikanlah hentikanlah
jangan berkeluh kesah
hadapilah
bersemangatlah
berjuanglah
teriakkan : oh yee-aah!


gyahahaha saya emang paling gak jago berpuisii.... silahkan dihina puisi malam2 saya

Wednesday, September 10, 2008

ratapan hati seorang mahasiswi

i wish i had 30 hours in a day.
rutinitas bangun-saur-subuhan-tidur-kampus-kerjain tugas-buka-tarweh-kerjain tugas-tidur yang terus berulang setiap harinya udah bikin saya sakit kepala karena lelah dan bosan. duhhh.

help help help, saya pengen teriak dengan lantang dan membahana. kangen santai-santai sambil nonton film baca buku dan jalan2 tanpa arah tujuan. kangen ngobrol panjang sambil guling2 sama mama dan tidur 8 jam perhari agar kulit cantik berseri.

tugas oh tugas.
berhentilah mengalir. berhentilah membanjir!

Tuesday, September 9, 2008

Gangguan Pendengaran

Kata PaK Harimurti sang dosen kombis, barriers atau halangan dalam berkomunikasi itu salahsatunya adalah halangan psikis, berupa gangguan alat bicara maupun alat dengar (baca: agak2 budeg)

nah kok hari ini, entah karena kain jilbab saya ketebelan, atau karena fakta bahwa saya puasa dan jogja panas teriknya luar biasa (kayak nyambung aja), saya salah dengeeeeer melulu.

Misalnya tadi siang waktu temen saya Rhendy lagi cerita tentang sejarah kata Jaim yang dia baca dari mading di Sadhar (iya, emang ada banget tuh sejarahnya. saya aja heran)

Kata Rhendy, "Jadi kan ada perusahaan gitu, fu. Nah suatu hari, direktur perusahaannya itu ceramah..."

"Apa Rhen? Direkturnya keramas?"

Nah begitulah. Ada lagi. Tadi sore bapak saya telepon dengan heboh menandakan situasi genting yang sangat urgent.

Kata bapak saya, "Dek, papah mau nulis edisyional cas gimana ya nulis cas-nya?"
Saya balik tanya, "Cas apa pah? cas nge-cas batere? cas biaya? (padahal yo tulisane podo wae)"
"Cas biaya," kata bapak saya.
Saya mengeja dengan sabar dan pandai, "Oh, kalo gitu ya c-h-a-r-g-e"
"Oh, makasih ya Dek. ini lho bapak mau nulis buat presentasi, kan malu kalo salah. ini buat yang rumah susun itu lho dek,"
Saya dengernya, "Hah? buat yang tsunami?"

Satu lagi. Tadi pagi. Mamah saya di dapur teriak minta tolong sesuatu.

kata mamah saya, "Dek, tolong ambilin uang di dompetnya mamah,"
Entah kenapa dan kerasukan apa, yang kedengeran di kuping saya adalah, "Dek, tolong ambilin air kembang di kolamnya mamah."

Ohmigod. Kunaon what happened dengan kuping saya! gara-gara laper apa emang saya mesti ke tht? :)

Sunday, September 7, 2008

Alkisah di Labcomp A

Hari ini saya mesti dateng pagi2 ke kampus buat ngerjain tugas KOMUNIKASI BISNIS (Tugas yang sangaaaaat menyenangkan dan mengasyiiiiiikkan! diucapkan dengan nada sarkatis) sama temen saya bernama Rizka. Jam 8 lewat 20, saya langsung tancap gas dengan motor Vega R bernama Vernando saya tercinta, melanglang buana membelah kota menancap gas menuju kampus tercinta.

Proses ngerjain tugas sama Rizka berlangsung dengan kecepatan kilat yang sangat hebat. sebenernya bukan karena kita uda ahli banget dalam per-KOMUNIKASIBISNIS-an sehingga kita bisa ngerjain dengan wusssh wuusssh wussssh secepat ninja hattori melewati gunung dan lembah. Tapi lebih karena si Rizka ada rapat jam 10 yang ngga boleh terlewat. temen saya si rizka itu emang sibuknya luar biasa.

Singkat cerita jam sepuluh si Rizka melenggang pergi buat rapat. Saya terbengang-bengong seperti anak ayam kehilangan induk. Kuliah baru mulai jam 12.45. Di sekitar saya ada sih beberapa temen, tapi mreka semua lagi sibuk dengan tugas masing-masing, which is adalah dosa besar yang tak termaafkan kalo saya berani ganggu mereka buat nemenin saya membunuh waktu.

Hmmm sempat terjadi pergolakan batin yang sangat dahsyat. antara tetap di kampus atau melenggang bersama vernando si motor tercinta pergi melancong ke manaaa gitu. Tapi apa daya yang namanya matahari kok teriknya bukan maiiin. Dari jauh aja udah kerasa kalau membiarkan diri berputar-putar di jalan sama aja membuat kulit terbakar. oh tidak. puasa2 begini, apalagi. nggak bakal ada esteh nan segar yang datang sebagai penyelamat.

Jadi saya maen ke labcomp A. labcomp A ini adalah lab comp di kampus yang berfungsi sebagai warnet. per jam nya dua ribu. saya masuk dengan niat tulus dan mulia untuk cari bahan buat tugas Dasar-Dasar Pemasaran.

Tapi untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, setelah segala jerih payah tenaga saya kerahkan cari bahan2 tentang indosat buat tugas itu, tiba2 modzilla firefox-nya mengerror. ga bisa dibuka, ga bisa ditutup, ga bisa di apa2in. uwaaaa bahan2nya belum di save. tidak. tidak. artinya saya tadi ngeklik sana sini itu MUSPROOO.

mana lagi tadi saya buka fs dan facebook semua blum di logout

wohhh saya mutung. karena mutung sya jadi melampiaskan di postingan yang ngga jelas ini. hahaha. saya jadi agak ngerasa berdosa gara2 ngeliat orang2 lain yang lagi nangkring di labcomp ini pada berkutat di depan computer untuk tujuan yang jelas jauh lebih mulia. ada yang lagi bikin tugas, ada yang lagi krim email penting, ada yang lagi download bahan kuliah, ada yang lagi liat situs2 jepang (eh?), dan untung ada ticex yang lagi excited karena punya web baru.

Labcomp penuh. beberapa orang mo masuk tapi ga bisa karena full. semua langsung pasang wajah kecewa, karena urusan mereka yang maha penting ga bisa selesai gara2 tergusur sama orang2 seprti farrah yang pake labcomp untuk melampiaskan rasa gondok dan emosi dengan tidak penting. maaf yaa.

yah begitulah siang yang tidak produktif ini berlalu. untung kata pak ustadz, kalo niat kita baik pahalanya uda diitung. jadi untung deh at least uda ada niat cari tugas ddp, walopun akhirnya berujung jadi nge blog dan diajak kenalan orang aneh di ym (ih betenya. ym supposed to be personal, kan?)

ciao pals. saya mau kuliah manajemen keuangan sama pak ted dulu :)